PBI.COM Bekasi - Polisi menghalau 70 bus yang berisi pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang, Jawa Barat. Kendaraan-kendaraan tersebut dipaksa putar balik.
"Betul, di Kedungwaringin," ujar Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP Rachmat Sumekar, ketika dihubungi PBI.COM, Sabtu (25/4/2020).
Rachmat menyebut terdapat sekitar 210 pemudik yang berada di 70 bus tersebut. Ia menuturkan para pemudik dan agen bus sebenarnya telah mengetahui kebijakan larangan mudik yang digaungkan pemerintah. Namun, mereka tetap nekat untuk menerobos penyekatan.
"Ya (para pemudik) coba-coba ya udah siapa tahu bisa lolos. Iya nekat, (karena) di terminal itu masih ada bus yang tersedia. Agen bus nya (masih) menjual tiket, mereka beranggapan masih bisa mungkin (menerobos)," kata Rachmat.
Ketika diperiksa, beberapa pemudik mengakui akan pulang kampung. Meski begitu, ujar Rachmat, para pemudik dalam bus telah berisi 50 persen dari kapasitas bus dan setiap penumpang menggunakan masker.
Batal antar pemudik, agen bus tersebut mengembalikan uang para penumpang 100 persen.
Minggu, 26 April 2020
Home
Covid-19
Lockdown
Mudik
PO BUS
Wabah Corona
70 Bus Bawa Pemudik Diberhentikan Polisi Dan Dipaksa Putar Balik
70 Bus Bawa Pemudik Diberhentikan Polisi Dan Dipaksa Putar Balik
Tags
# Covid-19
# Lockdown
# Mudik
# PO BUS
# Wabah Corona
About Ma_3N
PBI.COM ini menyajikan berita-berita terbaru dan terhangat tanpa menyajikan berita-berita sara bagi para pembaca.
Wabah Corona
Label: BERITA
Covid-19,
Lockdown,
Mudik,
PO BUS,
Wabah Corona
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar